Cna Berita Bahasa Indonesia

Julian Sterling
-
cna berita bahasa indonesia

Di balik predikat 'terindah dunia', masa depan Taman Nasional Komodo dipertanyakan Taman Nasional Komodo dinobatkan sebagai salah satu tempat terindah di dunia, namun keindahan tersebut terancam oleh pembangunan pariwisata yang berpotensi merusak ekosistemnya. JAKARTA: Taman Nasional (TN) Komodo kembali mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu destinasi paling indah di planet ini. Namun, di balik pencapaian tersebut, muncul kekhawatiran bahwa pesona alami kawasan itu justru terancam oleh arah pembangunan pariwisata yang semakin masif.

Dikutip dari Detik Travel, dalam daftar “The Most Beautiful Places in the World 2026” versi Time Out, TN Komodo menempati posisi kedua, tepat di bawah Picos de Europa di Spanyol. Time Out merupakan media panduan perjalanan yang berbasis di Inggris. Penilaian ini didasarkan pada pengalaman langsung para penulis perjalanan internasional yang menyoroti keunikan lanskap dan kekayaan alam kawasan tersebut. Salah satu yang paling disorot adalah Pulau Padar, yang dikenal dengan panorama tiga teluk berpasir putih, hitam, dan merah muda dalam satu hamparan. “Snorkeling atau menyelam di sini adalah sebuah keharusan.

Saya seolah bisa mendengar simfoni saat melayang di atas karang warna-warni yang dipenuhi ikan terumbu karang yang cerah,” tulis Cheryl Sekkappan, editor Time Out untuk Singapura dan Asia, dikutip Kompas.id, Senin (6/4). Selain lanskap darat, kawasan ini juga dikenal dengan kejernihan laut dan keanekaragaman hayati bawah lautnya, serta keberadaan komodo sebagai satwa purba yang menjadi ikon Indonesia di mata dunia. Namun, di tengah pujian global tersebut, sejumlah pihak mengingatkan bahwa kondisi di lapangan tidak sepenuhnya ideal. Pengembangan pariwisata yang intensif dalam beberapa tahun terakhir dinilai mulai mengubah karakter alami kawasan.

Doni Parera, pegiat wisata Labuan Bajo, menilai bahwa keindahan TN Komodo seharusnya dijaga sebagai hasil “mahakarya alam semesta, bukan oleh tangan manusia”. Ia mengingatkan bahwa berbagai aktivitas pembangunan justru berpotensi merusak daya tarik utama kawasan tersebut. “Berbagai kondisi ini sedang membawa destinasi Labuan Bajo, termasuk TN Komodo di dalamnya, akan menjadi destinasi buruk rupa di masa mendatang. Tidak lagi menjadi tempat terindah. Masalah serius ini harus diantisipasi,” ujarnya.

Kekhawatiran itu mencakup pembangunan infrastruktur wisata, ekspansi fasilitas perhotelan, hingga praktik penguasaan kawasan oleh pihak tertentu yang dinilai mengurangi akses publik dan mengancam ekosistem. Di sisi lain, daftar Time Out juga menempatkan sejumlah destinasi lain di jajaran teratas, termasuk Perpustakaan Morgan di New York, Lembah Douro di Portugal, hingga Big Sur di Amerika Serikat. Sorotan global terhadap TN Komodo kini menjadi pedang bermata dua—mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus meningkatkan tekanan terhadap lingkungan. Tanpa pengelolaan yang berkelanjutan, predikat prestisius tersebut berisiko tidak bertahan lama.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

People Also Asked

CNABeritaBahasaIndonesia?

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Tentang kami |CNABeritaBahasaIndonesia?

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

BeritaUtama |CNABeritaBahasaIndonesia?

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Video Barat Viral Terbaru TopBeritaHot Trending 2026 - BijiNews?

Dikutip dari Detik Travel, dalam daftar “The Most Beautiful Places in the World 2026” versi Time Out, TN Komodo menempati posisi kedua, tepat di bawah Picos de Europa di Spanyol. Time Out merupakan media panduan perjalanan yang berbasis di Inggris. Penilaian ini didasarkan pada pengalaman langsung para penulis perjalanan internasional yang menyoroti keunikan lanskap dan kekayaan alam kawasan terse...

Di balik predikat 'terindah dunia', masa depan Taman Nasional...?

Di balik predikat 'terindah dunia', masa depan Taman Nasional Komodo dipertanyakan Taman Nasional Komodo dinobatkan sebagai salah satu tempat terindah di dunia, namun keindahan tersebut terancam oleh pembangunan pariwisata yang berpotensi merusak ekosistemnya. JAKARTA: Taman Nasional (TN) Komodo kembali mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu destinasi paling indah di planet ini. Namun, di bal...